Pendobrak Seni Bonsai Dunia, Aliran ‘Kubisme’ Cangga Moyang Bonsai yang berpusat di Jember - Expose Update
Penjaga keselarasan Pembatas keadilan Pembongkar kezaliman

Pendobrak Seni Bonsai Dunia, Aliran ‘Kubisme’ Cangga Moyang Bonsai yang berpusat di Jember

Sabtu, 15 Mei 2021

 foto : Bonsai Cangga Moyang, Teni Adri

JEMBER, Exposeupdate.com – Bonsai menjadi salah satu seni yang memiliki banyak penggemar. Atmosfer kecintaan terhadap tanaman bonsai relatif stabil di masyarakat di tengah bermusimnya beberapa jenis tanaman bunga di berbagai era. Hal ini yang menjadikan bonsai menjadi salah satu seni yang selalu digemari.

Bonsai bukan hanya tentang memelihara tanaman tetapi juga ada nuansa seni dalam pembentukan dan merawatnya. Tidak mengagetkan jika sering ada lomba dan pameran bonsai. Pun begitu pembahasan terkait estetika bonsai menjadi sangat menarik dan tidak akan pernah diketemukan titik temunya.

Di tengah banyaknya seniman bonsai, terdapat seorang maestro yang mendobrak aliran seni bonsai dunia. Membawa dan merintis aliran “Kubisme”. Dimana seseorang bisa menikmati keindahan bonsai dari segala sisi (keindahan dari segala sisi). Maestro tersebut adalah Teni Adri, seorang seniman yang mampu merintis aliran baru dalam dunia bonsai.

foto : Sang Maestro Bonsai, Teni Adri

“Bonsai itu harus bisa dirasakan keindahannya dari segala sisi, itulah aliran kubisme . Ini berbeda dengan aliran maestro Pebonsai dunia lainnya. Aliran ini yang saya rintis sejak saya memulai bonsai Cangga Moyang sejak tahun 1985. Keindahan bonsai yang bisa dinikmati dari segala sisi. Tidak hanya bisa dilihat satu sisi saja keindahannya.”

“Lebih dari itu bonsai Mame Cangga Moyang tidak sama dengan maestro-maestro bonsai dunia lainnya. Bonsai Mame Canggamoyang punya ciri khas tersendiri.” Begitu penjelasan singkat dari Teni Adri

Dari dulu hingga kini banyak pebonsai yang belajar membonsai aliran kubisme kepada “sang maestro”. Hal yang jarang diketahui banyak orang ialah ternyata ada ‘maestro bonsai dunia’ yang berasal dari Indonesia. Orang tersebut bernama Teni Adri, sang kepala suku paguyuban Cangga Moyang Bonsai yang berpusat di Desa Curah Malang-Kecamatan Rambipuji- Kabupaten Jember. Hal yang patut disyukuri ialah ternyata ada sebagian Pebonsai dunia yang menyadari kecerdasan dari ‘sang maestro’ bonsai ini. (Wil)

Jurnalis : Muhammad Wildan Habibillah

Baca Juga

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ExposUpdate