Merasa dirugikan oleh BRI, Nasabah menggugat Lewat Jalur Hukum. - Expose Update
Penjaga keselarasan Pembatas keadilan Pembongkar kezaliman

Merasa dirugikan oleh BRI, Nasabah menggugat Lewat Jalur Hukum.

Sabtu, 26 Juni 2021

foto : Ruko yang di lelang yang terletak di Jln. Sungai Saddang, Makassar

JAKARTA, Exposeupdate.com – Sabtu, (26/6/2021). Nasabah BRI Cabang A. Yani, Makasar menggugat secara perdata setelah pengajuan untuk restrukturisasi atas kreditnya gagal dipenuhi oleh BRI Cabang A. Yani, Makassar.

Berawal pada 2013, ketika Prasetya Perdana Putra mengajukan kredit investasi untuk membeli dua unit rukan di Jln. Sungai Saddang, Makassar dengan nilai Rp. 3,2 M.

Setelah pengajuan kredit disetujui, nasabah kemudian diminta untuk menyetor Rp. 1,4 Mke rekening nasabah dan sejak itu nasabah mulai menyetor Rp. 34 jt/ bulan.

Namun setelah berjalan 10 bulan, nasabah kemudian mengajukan restrukturisasi yakni pada tahun 2014.

Untuk proses tersebut, nasabah diminta untuk menyetor anggsuran sebesar 3 kali angsuran, atau Rp. 100 jt. Namun proses yang diharapkan tidak kunjung dilaksanakan oleh pihak BRI, pada saat yang bersamaan AO yang menangani masalah dimutasi.

Tahun 2015, nasabah kembali mengajukan restrukturisasi dan juga diminta untuk menyetor Rp. 200 jt.

Pada tahun 2015, nasabah juga sempat mendapatkan SP 1,2, dan 3 dan saat yang bersamaan BRI melakukan lelang pertama dengan nilai Rp. 3 M, namun saat itu belum ada peminat.

Restrukturisasi yang nasabah ajukan adalah mengurangi nilai anggsuran dari Rp. 34 jt. /bulan menjadi Rp. 7 jt. / bulan, namun tidak mendapat tanggapan yang memadai.

Pihak nasabah menggugat secara perdata pada 28 November 2019, dan proses gugatan ini masih bergulir pada tingkat kasasi, namun lelang terhadap asset tersebut telah dilaksanakan pada tgl. 3 Juni 2021 dengan nilai Rp. 1,5 M, sementara asset tersebut memiliki nilai Rp. 4 M, nasabah merasa dirugikan senilai Rp. 2,5 M.

Untuk pembanding, nilai asset tersebut pada tahun 2016 berdasarkan penilaian dari kantor jasa penilai publik adalah Rp. 3,4 M.

Yang bersangkutan merasa sangat dirugikan, apalagi kasus ini masih bergulir di Mahkamah Agung dan belum ada putusan tetap, BRI telah mengambil keputusan sepihak, nasabah merasa dirugikan secara materi dan I materi, selain uang hilang senilai Rp. 2.5M, kehilangan tempat tinggal dan nasib pekerjanya sejumlah 8 orang menjadi terlantar. (Adhie)

Baca Juga

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ExposUpdate