PPKM Mikro di Kabupaten Jember Diberlakukan, Boleh Gelar Hajatan Dibatasi 25 Tamu saja - Expose Update
Penjaga keselarasan Pembatas keadilan Pembongkar kezaliman

PPKM Mikro di Kabupaten Jember Diberlakukan, Boleh Gelar Hajatan Dibatasi 25 Tamu saja

Rabu, 30 Juni 2021

foto: Surat Edaran Bupati Nomor 300/246/416/2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Di Kabupaten Jember tertanggal hari ini 29 Juni 2021, by dyah sumber  wa group PCNU Jember

JEMBER, Exposeupdate.com – Rabu, (30/6/2021). Beredar kabar bahwa pemerintah kabupaten Jember akan memberlakukan PPKM ( Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro menyusul tingginya lonjakan kasus Covid-19 rupanya bukan kabar burung semata.

Bupati Jember, Ir H. Hendy Siswanto mengambil langkah tegas PPKM berskala Mikro sebagai bentuk upaya penanggulangan penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Jember. Keputusan ini menjadi sah menyusul keluarnya Surat Edaran Bupati Nomor 300/246/416/2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Di Kabupaten Jember tertanggal hari ini 29 Juni 2021.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi penanganan Covid-19 pada senin kemarin 28 Juni 2021 disepakati berbagai pedoman kegiatan masyarakat Kabupaten Jember yang terdiri dari 23 poin utama. Adapun 23 poin kebijakan sesuai SK Bupati ini wajib menjadi perhatian dan dilaksanakan sebaik-baiknya oleh warga Jember.

Elemen masyarakat yang menjadi sasaran PPKM Mikro Kabupaten Jember terdiri dari berbagai sektor diantaranya: Pimpinan Perusahaan Swasta/BUMN/BUMD, Instansi Pemerintah dan Swasta, Pengelola Mall/Supermarket/Minimarket, Pengelola Hotel/Restoran/Cafe, Asosiasi Jasa Kontruksi, Pengelola Tempat Wisata/Fitnes/Spa/Fasilitas Olahraga/Karaoke, Pedagang Kaki Lima/Warung/Lesehan/Warung kopi.

Selain itu, terdapat beberapa poin kebijakan yang tentunya akan menjadi perubahan besar bagi masyarakat Jember saat ini. Sebagai kabupaten yang tergolong zona oranye Covid-19, perkantoran diwajibkan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 50% dan Work From Office (WFO) sebesar 50% . Pembatasan kegiatan kantor dibatasi pukul 07.00 WIB – 17.00 WIB.

Sektor – sektor ekonomi seperti Mall hanya dioperasikan mulai pukul 10.00 WIB-20.00 WIB. Semakin diperketat dengan kapasitas maksimal pengunjung supermarket hanya 25% dari kapasitas normal sebelum diberlakukannya PPKM Mikro di Kabupaten Jember.

Senada dengan sektor ekonomi, pada bidang pariwisata seperti tempat wisata alam, desa wisata, wahana permainan di Kabupaten Jember hanya diperbolehkan menampung 25% pelancong dari kapasitas normal dengan dibatasi jam operasional 08.00 WIB – 17.00 WIB.

Adapun pada aktivitas tempat hiburan seperti rumah karaoke, dan studio bioskop yang memang tetap dibuka di Kabupaten Jember hanya diperbolehkan menampung 25 % dari kapasitas normal dan memberlakukan jam operasional dari pukul 10.00 WIB – 20.00 WIB saja.

Meski memberlakukan PPKM Mikro, bupati tetap memperbolehkan masyarakat melakukan kegiatan apapun asalkan tetap mengetatkan protokol kesehatan secara baik dan benar dan mematuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah daerah. Hal yang cukup menyita perhatian masyarakat Kabupaten Jember saat ini adalah pada poin 12 dalam Surat Edaran Bupati Nomor 300/246/416/2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Di Kabupaten Jember tertanggal hari ini 29 Juni 2021, mengenai “Acara pernikahan dan khitanan”, jumlah tamu maksimal hanya dibatasi “25 orang”, serta seluruh rangkaian kegiatan resepsi tidak diperbolehkan melebihi 3 jam.

foto: Data Pantauan Covid-19 Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur, by dyah sumber  instagram @pemkabjember

Sementara berdasarkan update data pantauan covid-19 kabupaten Jember pada Senin (28/6/2021), total kasus terkonfirmasi positif mencapai 7.424 kasus. Jumlah ini terdiri dari 6.655 (89,64%) dinyatakan sembuh, 516 (6,95%) orang meninggal dunia. Sedangkan 116 orang dirawat di Rumah Sakit, 137 orang menjalani isolasi mandiri.

Jurnalis : Dyah Ayu Safitri

 

Baca Juga

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ExposUpdate