Penjaga Keselarasan, Pembatas Keadilan dan Pembongkar Kezaliman

Pelaku Penyanderaan Gunakan Senjata Airsoft Gun!!! Polda Metro Jaya Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Perampokan (Curas)

Selasa, 14 Desember 2021
foto: Konferensi Pers Kabid Humas Polda Metro Jaya, Ungkap Kasus Curas di wilkum Polsek Jagakarsa

JAKARTA, Exposeupdate.com – Selasa, (14/12/2021). Dilaksanakannya Konferensi Pers terkait tindak pidana perampokan (Curas) disertai penyanderaan dengan menggunakan senjata jenis airsoft gun yang dipimpin oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E. Zulpan, S.I.K., M.Si. didampingi oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah, SH, SIK., Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus Rahmanto, SIK, MSi., Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan KOMPOL Ridwan Rhekynellson, SH, SIK, MH dan Kapolsek Jagakarsa KOMPOL S Aba Wahid Key, S.Sos., M.H .

Foto: Wawancara Kabid Humas Polda Metro Jaya

Unit Reskrim Polsek Metro Jagakarsa telah berhasil mengungkap kasus tindak pidana perampokan (Curas) disertai penyanderaan dengan menggunakan senjata jenis airsoft gun terhadap korban a.n Upi Khairunida, Dhea Novia Azzahra dan Shafira Ramadhila yang terjadi pada hari Senin tanggal 13 Desember 2021 di Indogadai Jalan. Moh Kahfi II Rt. 006/03 No. 17 Kel. Cipedak Kec. Jagakarsa Jakarta Selatan yang dilakukan oleh tersangka a.n. Denis.

video: Kabid Humas Polda Metro Jaya 

Kronologis kejadian berawal dari pelaku yang berpura-pura menggadaikan laptop Acer dan HP Oppo pada Senin tanggal 13 Desember 2021 sekitar pukul 20.00 WIB yang di layani oleh Shafira, pada saat itu Upi sedang menutup pintu, dan saat masuk kedalam Upi langsung didorong oleh pelaku. Kemudian pelaku menodongkan pistol kepada Shafira sambil mengatakan “diam, nanti saya tembak” sambil menodongkan senjata jenis airsoft gun ke arah kepala Shafira, kemudian menyuruh Shafira dan Dea masuk kamar mandi sambil tetap menodongkan pistol, kemudian pelaku menyuruh Upi membuka brankas yang berisi uang kurang lebih Rp. 32.800.000.-

foto: Barang Bukti yang ditunjukan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya

Pelaku mengambil uang tersebut dan memasukannya ke dalam tas pelaku, kemudian pelaku menyuruh Upi untuk masuk kamar mandi, dan pelaku merusak serta mengambil Server CCTV dan memasukannya ke dalam tasnya yang berwarna hitam. Perbuatan pelaku dilihat oleh warga, dan saat pelaku keluar dari Indogadai, pelaku sempat menodongkan pistol kepada warga yang ada di halaman Indogadai dan saat yang bersamaan personil Polsek Jagakarsa Bripka B Didik tiba dilokasi dan berusaha mengamankan pelaku, kemudian datang anggota BIK Bripka Agus Suprapto yang kebetulan melintas dilokasi, karena pelaku sudah mengancam membahayakan masyarakat akhirnya Polisi mengeluarkan tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali dengan tujuan menurunkan mental pelaku dan saat itu pelaku mundur, kemudian Bripka B Didik dan Bripka Agung Eko Suprapto langsung mendorong pelaku masuk ke dalam kantor Indogadai dan pelaku berhasil di tangkap setelah dilumpuhkan dengan timah panas berikut tas pelaku serta senjata airsoft gun milik pelaku dapat diamankan.

Karena banyaknya warga yang datang, pelaku sempat dihakimi warga namun akhirnya dapat dilerai dan dapat diselamatkan. Tidak lama kemudian jajaran polsek Jagakarsa dipimpin Kapolsek dan Kanit Reskrim tiba dilokasi untuk mengamankan situasi dan membawa pelaku ke Polsek Jagakarsa.

Adapun barang bukti yang disita berupa:

  1. 1 buah senjata jenis airsoft gun
  2. Uang tunai dengan jumlah Rp. 32.800.000.-
  3. 1 buah brankas
  4. 1 unit server CCTV
  5. 1 unit laptop merk Acer

Motif tersangka melakukan perbuatan ini karena ingin menguasai barang milik korban. Tersangka dikenakan pasal 365 ayat (2) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 12 Tahun penjara.

Sumber: Humas Polda Metro Jaya. (EO1)

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
ExposUpdate