Penjaga Keselarasan, Pembatas Keadilan dan Pembongkar Kezaliman

Bertahun-tahun Aspirasi Tak Digubris. Sejumlah Warga Datangi Wabup

Senin, 16 Agustus 2021
Koordinator Perwakilan Warga Taufik Zamhuri

BONDOWOSO, Exposeupdate.com – Senin, (16/8/2021). Pembangunan obyek wisata kuliner atau Pujasera Ki Ronggo yang terletak di RT030 dan RT031, Kelurahan Kota Kulon Kecamatan Bondowoso menuai protes warga.

Aksi protes itu karena warga menilai keberadaan pusat wisata jajanan dan kuliner itu merugikan warga sekitar. Baik secara dampak sosial maupun ekonomis. Tempat yang dibangun sejak tahun 2017 itu dari awal banyak menuai persoalan. Tidak bosan-bosannya warga melayangkan surat penolakan terhadap Pemerintah Kabupaten Bondowoso, hingga pemasangan alat peraga berupa baliho berisi tulisan penolakan pembangunan tersebut.

Tak hanya cukup disitu, pada awal tahun 2020 sejumlah perwakilan warga juga pernah menemui Bupati Salwa Arifin yang dianggap bertanggungjawab atas pembangunan Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) yang mengabaikan aspirasi warga itu. Tidak puas dengan jawaban Bupati, kekesalan memuncak dengan melakukan penyegelan terhadap Pujasera Ki Ronggo pada tanggal (14/4/2021) lampau.

Untuk mendapatkan kepastian atas tuntutan warga, maka Senin (16/8/21) koordinator perwakilan warga kembali. “Kami menuntut rekonstruksi ulang atas pembangunan Pujasera itu, agar keberadaannya tidak memakan bahu jalan dan jembatan” tukas Taufik Zamhuri koordinator perwakilan warga dengan nada kesal.

Selain itu Taufik juga meminta kompensasi bagi warga terdampak langsung dan penggantian fasilitas umum berupa 2 Poskamling (Pos Keamanan Lingkungan ) dan terakhir pemanfaatan atas bangunan lebih diprioritaskan untuk warga sekitar.

Dari keempat tuntutan menurut Taufik baru 2 item yang diamini oleh Wabup Irwan Bachtiar. Diantaranya, rekonstruksi ulang dan kompensasi terdampak langsung. Sementara itu, Wabup saat dikonfirmasi oleh wartawan menjelaskan dua tuntutannya akan kami penuhi yakni pemberian kompensasi dan kesempatan bagi warga sekitar untuk bisa berjualan. Bahkan tuntutan untuk dibuatkan poskamling dan pembangunan drainase dalam waktu dekat juga akan dipenuhi, “terang Wabup Irwan.

Masih lanjut Wabup, terkait kerugian warga akibat turunnya kelas tanah akibat keberadaan Pujasera Ki Ronggo akan diupayakan penyesuaian dengan nilai jual objek pajak (NJOP) tarif terbaru. (sul)

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ExposUpdate