Nyabu Bareng, 4 Kades Di Jember Diringkus Polda Jatim - Expose Update
Penjaga keselarasan Pembatas keadilan Pembongkar kezaliman

Nyabu Bareng, 4 Kades Di Jember Diringkus Polda Jatim

Sabtu, 12 Juni 2021

foto : Ilustrasi Pemakai Narkoba, KlikDokter

JEMBER, Exposeupdate.com – Sabtu, (12/6/2021). Masyarakat di Jember heboh dengan tersiarnya berita penangkapan terhadap 4 Kepala desa dari 3 Kecamatan, yakni Kades Glundengan dan Tamansari Kecamatan Wuluhan, Kades Wonojati Jenggawah serta Kades Tempurejo Kecamatan Tempurejo.

Sejumlah Media, dan Expose Update semula tidak memperoleh konfirmasi pasti walau 4 kepala desa itu diketahui masyarakat tidak masuk kantor mulai hari Rabu (9/6/2021). Beredar kabar khususnya di Desa Glundengan Wuluhan, bahwa Kades berinisial HH itu dijemput polisi Rabu (9/6/2021) . Masyarakat mengira hal itu berkaitan dengan kasus Protokol Kesehatan yang menimpa Kades pilihan masyarakat tersebut atas penghimpunan massa pada acara Batle Sound atau Chek Sound.

Atas peristiwa itu Expose Update terus melakukan investigasi. Diperoleh infomasi awal bahwa 4 Kades itu terjerat barang haram narkotika. Kemudian Expose Update berupaya mencari informasi lingkungan Badan Narkotika Nasional (BNN). Dari lembaga ini kebenaran kasus itu menemui titik terang, bahwa 4 Kades itu terjerat kasus narkoba jenis shabu-shabu secara pesta bersama. ” Benar BNN mendapat tembusan secara online atas penangkapan 4 Kades di Jember Jawa Timur. Anda langsung konfirmasi ke sumbernya saja. Ke Polres setempat atau ke Polda.” Terang sumber BNN. Hal itu mengingat saat penangkapan tidak melibatkan awak Media.

Informasi itu semakin terang setelah Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Gatot Repli Handoko, ketika dikonfirmasi oleh sejumlah Media membenarkan penangkapan Kades yang melakukan hal tidak terpuji itu. ” Benar pihak Polda telah mengamankan 4 Kades setelah pesta hisab shabu ditempat berinisial KY,namun karena barang buktinya sedikit tidak lebih dari 5 gram maka penanganannya akan diserahkan ke Polres Jember.” Tandas Gatot Repli Handoko (11/6/2021).

Rupanya Polda Jatim amat geram melihat perkembangan peredaran dan pemakaian berbagai jenis narkotika oleh masyarakat di Jember. Diperoleh data sejak bulan Mei terjadi 27 kasus dengan melibatkan 35 tersangka. Untuk itu Polda melakukan atensi dan yang paling menghebohkan berhasil membekuk 4 Kepala Desa yang merupakan panutan masyarakat.

Sementara Kapolres Jember AKBP Arief Rachman Arifin saat dikonfirmasi, mengaku belum mendapat salinan pelimpahan atas penanganan kasus Kades yang ada diwilayahnya itu. “Polres belum mendapat salinan pelimpahan dari Polda. Tunggu aja nanti akan kami jelaskan dalam acara press realise.” Jelasnya
Bupati Jember Ir Hendy Siswanto saat dikonfimasi atas peristiwa yang memalukan itu merasa kaget. “Kalau kasus penangkapan itu benar menimpa 4 Kades, saya sebagai Bupati amat prihatin. Karena mereka adalah panutan masyarakat yang justru melakukan perbuatan tak terpuji. Kedepan kami akan lakukan pencerahan dan sosialisasi tentang bahaya narkotika agar kasus yang sama tidak terulang.” Sesal Bupati Hendy.

Menanggapi peristiwa tersebut, salah satu tokoh masyarakat KH Fadlullah Zein mendesak pihak Pemerintah Kabupaten Jember untuk melakukan tes urine kepada semua Kepala Desa di Kabupaten Jember, agar kedepan tidak ada lagi kepala desa yang dapat mengecewakan masyarakat.” Kejadian seperti ini dapat mencoreng marwah pemerintahan desa. Apalagi kades itu dipilih oleh rakyat. Untuk Bupati dan pihak kepolisian segera ambil langkah antisipasi agar perilaku tercela itu tidak menular pada yang lainnya.” Harap pengasuh pesantren Darul Qur’an yang juga Syuriah MWC NU tersebut. (Wildan/sul)

Baca Juga

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ExposUpdate