Penjaga Keselarasan, Pembatas Keadilan dan Pembongkar Kezaliman

Proyek Trans Studio Kendari Diblokir Oleh BPN, Ada Dugaan Pemalsuan

Senin, 13 September 2021

foto : Lahan yang jadi sengketa

KENDARI, Exposeupdate.com – Senin, (13/9/2021). Polemik panjang terkait Pemabayaran jual beli lahan Lokasi (tanah) pembangunan Trans Studio Kendari, Akhirnya permohonan pemilik di kabulkan oleh Badan Pertanahan (BPN) Kota Kendari Bahwa Berdasarkan berkas permohonan nomor 21725/2021 tanggal 18 Agustus 2021.

Kuasa Hukum Pemilik Lahan Gagarin.SH. mengatakan Dokumen HGB 00039– Bende, tanah Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor : 00039 tanggal 28 Juli 2004, Surat Ukur 115/Bende/2004 tanggal 09 Juli 2004 Luas 39.400 M2 Atas NamaAnthar Syadddad Al Damary, melalui kuasa hukumnya Gagarin, SH.Telah di blokir oleh Badan Pertanahan Kota Kendari, adapun yang menjadi dasar blokir sertifikat kata kuasa hukum Anthar Syaddad Al Damari adalah sebagai berikut:

Berdasarkan Akta Jual Beli Nomor 129/BRG/2003 terhadap objek Surat Keterangan Kepemilikan Tanah Nomor 593.21/07RB/VIII/2003 terhadap tanah seluas 22.012 M2 yang terletak di Jalan Bay Pas RT.05 RW.01 dan Akta Jual Beli Nomor 130/BRG/2003 tanggal 15 Agustus 2003 terhadap objek Sertifikat Hak Milik Nomor 02587 tanggal 06 Juni 1987.

Situasi Nomor 00106/1986 tanggal 29 Januari 1986, Luas 19.152 M2 An. Daeng Denggang proses balik nama dari Haji Denggang kepada Anthar Syaddad Al Damari dengan dan telah dibalik nama menjadi Anthar Syaddad Al Damari serta persyaratan lainnya :

Sertifikat Hak Milik Nomor 02587 tanggal 06 Juni 1987, gambar situasi Nomor 00106/1986 tanggal 29 Januari 1986, Luas 19.152 M2 An. Anthar Syaddad Al Damari digabung dengan Sertifikat Hak Milik Nomor 01092 tanggal 06 Juli 2004, Surat Ukur Nomor 10/2004 Luas 20.248 Atas nama Anthar Syaddad Al Damary dan terbitlah Sertipikat Hak Milik Nomor 01096 tanggal 09 Juli 2004, Surat Ukur Nomor 115/Bende/2004 tanggal 08 Juli 2004, Luas 39.400 M2 An. Anthar Syaddad Al Damary.”ucap Gagarin SH. Selaku Kuasa Hukum Pemilik lahan dan penggabungan Sertipikat Hak Milik Nomor 02587 tanggal 06 Juni 1987, 

foto : Proyek Trans Studio yang lahannya telah diblokir oleh BPN

Nomor 00106/1986 tanggal 29 Januari 1986, Luas 19.152 M2 An. Anthar Syaddad Al Damari digabung dengan Sertifikat Hak Milik Nomor 01092 tanggal 06 Juli 2004, Surat Ukur Nomor 10/2004, Luas 20.248 Atas nama Anthar Syahadat Al Damary sehingga terbit Sertifikat Hak Milik Nomor 01096 tanggal 09 Juli 2004, Surat Ukur Nomor 115/Bende/2004 tanggal 08 Juli 2004, Luas lahan 39.400 M2 An. Anthar Syaddad Al Damary, telah sesuai prosedur berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah pada Pasal 50.

Selanjutnya Sertifikat Hak Milik Nomor 01096 tanggal 09 Juli 2004, Surat Ukur Nomor 115/Bende/2004 tanggal 08 Juli 2004, Luas 39.400 M2 An. Anthar Syaddad Al Damary diturunkan haknya menjadi Hak Guna Bangunan Nomor 00039 tanggal 28 Juli 2004, Surat Ukur 115/Bende/2004 tanggal 09 Juli 2004 Luas 39.400 M2 An. Anthar Syahadat Al Damary. Selanjutnya bahwa diduga tanpa hak dan melawan hukum telah dilakukan jual beli antara PT. Bina Citra Niaga yang
diwakili Haji Ahmad Yani kepada Johnny Tandiary berdasarkan Akta Jual Beli Nomor 553/2011 tanggal 24 Oktober 2011 terhadap objek Sertipikat Hak Guna Bangunan Nomor 00039 tanggal 28 Juli 2004, Surat Ukur Nomor 115/Bende/2004 tanggal 08 Juli 2004 seluas 39.400 M2 An. PT.”beber Gagarin.SH.

Bina Citra Niaga kepada Johnny Tandiary, bahwa akta Perubahan PT Bina Citra Niaga Nomor : 50 tanggal 22 April 2003, Notaris Hidayat, SH.Direktur Utama tuan Anthar Syaddad Al Damary.

Ironisnya, secara melawan hukum melalui notaris Ahmad Fauzi , SH. M. Hum. Yang diduga palsu dilakukan perubahan susunan anggota direksi pemegang saham PT Bina Citra Niaga Nomor : 7 tanggal 6 Agustus 2004, Direktur Utama atas nama Ny. Andi Mulyani.

Lanjut kuasa hukum pemilik lahan Gagarin SH. Juga menyampaikan dalam komprensi persnya mengatakan bahwa berdasarkan pernyataan keputusan rapat PT Bina Citra Niaga tanggal 07 Oktober 2011 nomor . 15 dihadapan Notaris Meissie Pholuan SH Notaris di Jakarta. Dengan mengacu pada akta Nomor : 7 tanggal 6 Agustus 2004, Ahmad Fauzi , SH. M. Hum. mengangkat direksi dan komisaris perseroan yang baru, sehingga susunan pengurus perseroan terbatas yang baru dikerahui Direktur Utama-Tuan Ahmad Yani Direktur Tuan Wahidin Komisaris Utama Tuan Abd. Rachman, Komisaris Nyonya Andi Muliani dan seterusnya,” urai Gagarin SH.

Lebih lanjut salinan Putusan pengadilan Negeri Jakarta timur nomor : 386/ Pdt.G /2016/ PN. Jakarta TIM. membatalkan akta Notaris nomor 7 tanggal 6 Agustus 2004, Ahmad Fauzi , SH. M. Hum. dengan bukti putusan terlampir dan dugaan keterlibatan Ahmad Yani dengan melalui penyesuaian Notaris Ahmad Fauzi , SH. M. Hum.

Menjadi tidak sah dan batal demi hukum dikuatkan dengan Putusan pengadilan Negeri Jakarta Ttimur nomor : 386/ Pdt.G /2016/ PN. Jkt. TIM. membatalkan akta Notaris nomor 7 tanggal 6 Agustus 2004, Ahmad Fauzi , SH. M. Hum. Dan telah berkekuatan hukum tetap” tegasnya.

  • Berikutnya pada tanggal 17 Desember tahun 2020 diduga tanpa hak dan di duga melawan hukum saudara Ahmad Yani masi
    mengatas namakan Direktur PT. Bina Citra Niaga mengundang para pemegang saham untuk
    rapat di Jakarta pada tanggal 28 desember 2020 diketahui dengan agenda rapat yaitu
    Pertanggungjawaban keuangan Proses Jual beli asset tanah dan komisi
  • Rencana pengaktifan dan penutupan perusahaan di Jakarta, berdasarkan seluruh uraian tersebut diatas sangat jelas keterlibatan ahmad yani
    bertentangan dengan hukum

Pengacara Pemilik lahan juga membeberkan bahwa pada tanggal 20 Januari 2020, Anthar Syahdad Al damari telah melaporkan saudara Ahamad Yani ke Polda Sultra terkait dugaan terjadinya tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaiman dimaksud dalampasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP. atas laporan tersebut, saudara Ahmad yani menggunakan surat notaris Ahmad Fauzi yang diduga palsu berdasarkan putusan pengadilan Negeri Jakarta timur nomor 386/Pdt. G /2016/ Pengadilan Jakarta bahwa akta pernyataan keputusan rapat tanggal 6 agustus 2004 yang diterbitkan oleh AHMAD FAUZI dan digunakan oleh AHMAD YANI sebagai dasar legalitas keterlibatan dirinya dalam perusahaan PT. Bina Citra Niaga adalah tidak sah dan tidak berlaku lagi dan batal demi
hukum (bukti surat terlampir).

“Jadi saat ini polda sultra sementara proses menangani yaitu LP 492/X/2020/spkt polda sultra tanggal 13 oktober 2020 diduga dilakukan oleh nama Ahmad Yani Pekerjaan Direktur Utama PT .BINA CITRA NIAGA dengan alamat Kompleks Golden Centrum JL. Majapahit no 26 Blok AG Jakarta Pusat.” tutup Kuasa Hukum Pemilik Lahan Gagarin SH Dalam Komprensi Persnya.

Terkait hal ini tim wartawan mendatangi kantor pihak perusahaan yang sedang mengerjakan proyek pembangunan trans Studio Baypass kota Kendari yang diketahui PT.Kalingga, dimana pihak perusahan yang tidak mau dipublikasikan namanya enggan berkomentar terkait hal ini yaitu adanya pemasangan Himbauan bahwa sertifikat tanah lokasi pembangunan trans studio telah di blokir oleh BPN Kota Kendari.

“Jadi kami tidak bisa memberikan keterangan terkait persoalan itu karena bukan Divisi kami yang membidangi terkait hal tersebut jadi silahkan menyurat secara resmi terkait hal itu.” tuturnya. (Red)

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ExposUpdate