Penjaga Keselarasan, Pembatas Keadilan dan Pembongkar Kezaliman

Update Kasus Tertembaknya Pengunjuk Rasa di Parigi Moutong, Bripka H ditahan Polda Sulteng

Rabu, 9 Maret 2022
foto: By Redaksi Exposeupdate.com

PALU, Exposeupdate.com Rabu, (9/3/2022). Setelah sempat mangkir saat dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan dengan alasan sakit, penyidik akhirnya menahan Bripka H personil Polres Parigi Moutong (Parimo) selama 20 hari kedepan.

Bripka H yang telah ditetapkan tersangka dugaan tertembaknya Erfaldi alias Aldi (21) warga Tinombo Selatan Kab. Parigi Moutong oleh penyidik Ditreskrimum Polda Sulteng sejak Jumat 4 Maret 2022 lalu, dan mulai hari Selasa 8 Maret 2022 telah dilakukan penahanan di Rutan Polda Sulteng.

Demikian antara lain penjelasan Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Didik Supranoto dalam keterangan resmi yang dibagikan kepada media, Rabu (9/3/2022).

foto: By Redaksi Exposeupdate.com

“Hari Selasa, 8 Maret 2022 kemarin, saudara H personil Polres Parigi Mouting telah diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik Ditreskrimum, setelah sebelumnya yang bersangkutan tidak hadir dengan memberikan surat keterangan sakit,” ungkap Didik.

Didik menambahkan, selesai diperiksa saudara H dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan di Rutan Polda Sulteng terhitung mulai 8 Maret 2022. Hari ini tim penyidik yang dipimpin Kasubdit I Ditreskrimum Polda Sulteng,  Kompol Ngadimin ke Polres Parigi Moutong untuk melakukan pemeriksaan kembali saksi-saksi, agar pemeriksaan lebih cepat, tambahnya.

Terhadap saudara H dipersangkakan Pasal 359 KUHP karena lalainya mengakibatkan orang meninggal dunia dengan ancaman pidana penjara 5 tahun, pungkasnya.

foto: By Redaksi Exposeupdate.com

Erfaldi alias Aldi (21) diketahui meninggal dunia paska pembubaran unjuk rasa pemblokiran jalan oleh masa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Tani (ARTI) oleh Personil Polres Parigi Moutong pada tanggal 12 Februari 2022 lalu, di Jalan Trans Sulawesi, Desa Katulistiwa, Kec. Tinombo Selatan, Kab. Parigi Moutong.

Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan, akhirnya terungkap proyektil yang ditemukan pada korban  berdasarkan hasil uji balistik tim Bidlabfor Polda Sulteng menyimpulkan bahwa identik dengan proyektil yang keluar pada senpi jenis HS-9 nomor seri H239748 yang dipegang oleh Bripka H personil Polres Parigi Moutong. (Bambang)

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
ExposUpdate