Penjaga Keselarasan, Pembatas Keadilan dan Pembongkar Kezaliman

Wakil Komandan Penggalangan TKN Prabowo-Gibran Percaya Polisi Bisa Usut Kasus Penembakan Relawan di Sampang

Rabu, 3 Januari 2024
foto: Abdul Rohim (Kanan) bersama Prabowo Subianto (Kiri)

JAWA TIMUR, Exposeupdate.com Rabu, (03/01/2024). Polisi akhirnya menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus penembakan terhadap Muarah (53) warga Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang Madura.

Mereka masing masing berinisial S, H dan W. Ketiganya merupakan warga Kabupaten Sampang Madura, Jawa Timur.

Muarah yang merupakan relawan Capres Prabowo-Gibran ditembak orang tak dikenal (OTK) saat berada di depan warung di Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang Madura, pada Jum’at (22/12/2023) pekan lalu.

Wakil Komandan Charlie/Penggalangan TKN Prabowo-Gibran, Abdul Rohim mengapresiasi kinerja Kepolisian yang telah berhasil mengamankan para tersangka.

“Saya percaya sepenuhnya kepada aparat penegak hukum dalam hal ini Kepolisian. Himbauan untuk masyarakat, biarkan Kepolisian melaksanakan tugasnya, yakinlah Polisi akan bekerja dengan baik dan maksimal,” ujar Wakil Komandan Charlie/Penggalangan TKN Prabowo-Gibran, Abdul Rohim.

Sebelumnya, petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, memback up penanganan kasus penembakan terhadap Muarah yang terjadi di Kecamatan Banyuates Sampang Madura.

Sejauh ini polisi sudah memeriksa sebanyak 13 orang saksi. Dari hasil pemeriksaan, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka.

“Saat ini sudah dilakukan penahanan terhadap ketiga orang pelaku,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto di Sampang Madura, Rabu (03/01/2024).

Dirmanto menambahkan, bahwa tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka salah satunya adalah oknum Kepala desa (Kades).

Setelah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, kata Dirmanto, petugas melakukan penggeledahan di dua rumah dan satu gudang para tersangka dipimpin langsung oleh Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto.

“Satu rumah yang kita geledah hari ini salah satunya adalah rumah oknum Kades,” terang Dirmanto.

Sedangkan untuk peran masing-masing pelaku dan motifnya, masih dalam proses pemeriksaan.

“Ini masih kita tunggu bagaimana hasil pemeriksaan berikutnya, nanti semua akan dirilis,” terang Dirmanto.

Masih kata Dirmanto, setelah dilakukan penggeledahan, ada beberapa barang bukti yang diamankan, di antaranya, sajam, HP dan ada beberapa barang bukti lain yang disita penyidik.

Sementara senpi yang digunakan tersangka untuk melakukan penembakan masih dalam proses pemeriksaan oleh Laboratorium Forensik.

“Untuk hubungan ketiga tersangka sampai saat ini masih dalam pemeriksaan,” ujar Dirmanto.

Ia menegaskan, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, tidak ditemukan motif politik dan tidak ada kaitan dengan politik.

“Kami tegaskan, dari hasil pemeriksaan, peristiwa penembakan ini tidak ditemukan motif politik dan tidak ada kaitan dengan politik,” terang Dirmanto. (E01)

Baca Juga

Berita Terkait

error: Content is protected !!
ExposUpdate