Penjaga Keselarasan, Pembatas Keadilan dan Pembongkar Kezaliman

Aliansi Pergerakan Mahasiswa (APM) Jabar Lakukan Aksi Unjuk Rasa, Ini Tuntutannya

Kamis, 29 Desember 2022
foto: Aliansi Pergerakan Mahasiswa (APM) Jabar lakukan aksi unras

BANDUNG, Exposeupdate.com Kamis, (29/12/2022). Sejumlah massa melakukan aksi unjuk rasa dari Elemen Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Mahasiswa (APM) Jabar yang diikuti oleh sekitar 25 orang, dengan penanggung jawab Hilman Al azmi Kadapi sebagai Koordinator APM Jabar, pada hari Rabu, 28 Desember 2022, Pukul 15.30 s.d 16.08 WIB bertempat di depan kantor PT. LEN Industri (Persero) Jl. Soekarno-Hatta No. 443, Kel. Pasirluyu, Kec. Regol, Kota Bandung.

Tujuan aksi kali ini dalam rangka menuntut adanya dugaan korupsi penyimpangan proyek KSO (Kerja Sama Operasional) antara PT. Eltran Indonesia dan PT. LAN Industri (Persero) pada proyek pembangunan jaringan gas rumah tangga Ogan Ilir Palembang karena diduga praktik korupsi dalam pembangunan RBOP (Rincian Biaya Operasional Proyek) yang dilakukan secara sistematik.

Elemen mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Penggerak Mahasiswa (AMP) Jabar antara lain Mahasiswa UNISBA (Universitas Islam Bandung), dan Mahasiswa UMB (Universitas Muhammadyah Bandung).

foto: Aliansi Pergerakan Mahasiswa (APM) Jabar lakukan aksi unjuk rasa

Penanggung jawab Hilman Al Azmi Kadapi sebagai Koordinator APM Jabar membacaan pernyataan sikap yang berisi:

  • Mendesak KPK dan Kejaksaan untuk mengusut tuntas dugaan korupsi penyimpangan Proyek KSO (Kerja sama operasional) antara PT. Eltran Indonesia dan PT LEN Industri di Proyek Pembangunan Jaringan Gas Rumah Tangga Organ Ilir-Palembang. Karena diduga terjadi praktik korupsi dalam pembuatan RBOP (Rincian Biaya Operasional Proyek) yg di lakukan secara sistemik.
  • Mendesak KPK dan Kejaksaan agar mengusut anggaran/dana operasional dan tata kelola keuangan perusahaan Negara dalam hal ini PT LEN dan Eltran sebagai sebuah satu kesatauan dalam menjalankan perusahaan BUMN.
  • Mendesak Menteri BUMN untuk mundur dari jabatannya jika tidak bisa membenahi tata kelola keuangan perusahaan Negara/BUMN karena dapat merugikan Negara dan menjadi ladang korupsi di insan BUMN.

Sekitar pukul 16.08 WIB, aksi unjuk rasa selesai dan massa meninggalkan lokasi dengan membubarkan diri masing. (Agus)

Baca Juga

Berita Terkait

error: Content is protected !!
ExposUpdate