Penjaga Keselarasan, Pembatas Keadilan dan Pembongkar Kezaliman

KUNJUNGI PELAKU UMKM DI DESA NOGOSARI, BUPATI CANANGKAN BUMDESMA

Selasa, 26 April 2022
foto: Bupati Jember, Ir. H.Hendy Siswanto,ST., IPU.tes Kelaikan Sepeda Motor BUMDESMA

JEMBER, Exposeupdate.com – Rabu, (27/04/2022). Safari Ramadan yang dilakukan oleh Bupati Jember, Ir. Hendy Siswanto, ST., IPU. di Desa Nogosari Kecamatan Rambipuji, menjadi momentum dalam memantik pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

foto: Kepala Desa Nogosari, Esa Hosada, SH.

Selain memberikan sejumlah bantuan Sembako bagi warga yang kurang mampu, dalam running Safari Ramadan ke desa-desa itu Bupati berkesempatan menengok dari dekat pelaku UMKM, (Selasa/26/4/22).

Seiring dengan pencanangan Badan Usaha Milik desa Bersama (Bumdesma) di sejumlah desa, maka ke depan diharapkan bisa bersinergi dengan pelaku UMKM yang ada di desa, mulai dari permodalan hingga pemasaran hasil karya UMKM.

Menurutnya Bupati Jember, potensi desa di wilayah Kabupaten Jember cukup besar. Untuk itu pemerintah kabupaten harus hadir dalam meningkatkan produktifitas kegiatan ekonomi produktif.

“Dengan sinergitas pelaku usaha dan Bumdesma, maka Jember akan bisa bangkit lebih cepat dan dapat keluar dari berbagai kesulitan,” terang Bupati dihadapan Pengurus Bumdesma Sektor 1 yang meliputi Kecamatan Rambipuji dan Balung.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan berupa sarana transportasi kepada masing-masing Bumdesma berupa 1 unit sepeda motor.

“Hari ini kita berikan 1 unit sepeda motor, semoga tahun depan bisa membeli 1 unit mobil, ” harap Bupati Hendy.

Jumlah bantuan sepeda motor untuk Bumdesma tahun ini sebanyak 26 unit sepeda motor. Banyak peluang kata Bupati yang bisa digarap oleh Bumdesma. Selain pengembangan unit usaha UMKM, juga komoditas hasil pertanian dan peternakan dan lain-lain.

Bupati juga menyadari, selama ini masyarakat banyak mengalami kesulitan dalam proses produksi lahan pertanian dan kemasan hasil panen. Termasuk kualitas hasil produksi yang kurang memiliki nilai tawar. Maka dari itu Bumdesma harus mampu menjawab tantangan itu, dengan cara meningkatkan kualitas produksi. Menyediakan berbagai kebutuhan produksi pertanian serta bisa membeli hasil pertanian di desa.

Adapun sektor lainnya yang bisa digali, yakni pengembangan potensi wisata desa yang selama ini baru tergarap sekitar 2 sampai 3 persen. Selebihnya kata Bupati, masih original dan memerlukan sentuhan untuk dilakukan pengelolaan.

Sementara Kepala Desa Nogosari, Esa Hosada disela acara tersebut menambahkan, selama ini Pemerintah Desa juga terus berupa melakukan pemberdayaan sektor UMKM. Fasilitas yang telah diberikan berupa terobosan pemasaran hasil karya UMKM, serta akses permodalan dari perbankan.

Dengan kehadiran Bupati yang berkesempatan melihat dari dekat, para pengrajin seperti kerajinan diharapkan mendapat respon positif lintas sektoral, khususnya dari lembaga permodalan usaha. Diantara produk unggulan di desa, berupa kerajinan anyaman bambu milik Towaji.

Pengrajin yang sudah puluhan tahun menekuni karya tangan dari bahan bambu itu, telah menghasilkan karya-karya yang memiliki estetika yang unik dan klasik. Seperti tempat lampu hias, alat perlengkapan dapur dan jenis lainnya yang berhasil menembus pasar lokal dan luar daerah. Termasuk laku keras di pulau Bali.

“Ke depan, semoga banyak melahirkan pengrajin-pengrajin yang dapat membantu meningkatkan perekonomian di desa dan kabupaten pada umumnya,” Pungkas Esa Hosada, SH. (Sul)

Baca Juga

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
ExposUpdate