Wakil Ketua TKN: Bantuan Prabowo 15M ke Koperasi Tidak Terkait Pilpres

Selasa, 19 Desember 2023
foto: Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran saat di wawancara

JAKARTA, Exposeupdate.com Selasa, (19/12/2023). Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tengah mendalami dugaan praktik politik uang calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, yang memberikan bantuan modal sebesar Rp.15 miliar untuk Koperasi Mitra Digital Sejahtera (MDS) dalam rangka membangun perekonomian bangsa. Prabowo memberikan bantuan saat menghadiri silaturahmi nasional Koperasi MDS di PT Asri Pelangi Nusa, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (16/12/2023) lalu. Merespons langkah Bawaslu itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Afriansyah Noor, memandang seharusnya Bawaslu lebih jeli melihat apakah langkah Prabowo itu dalam konteks Pilpres 2024 atau tidak.

Ia tak mempersoalkan jika memang aksi Prabowo memberikan bantuan itu dalam rangka kampanye politik terkait pencalonannya pada Pilpres 2024.

“Jadi, memang Bawaslu juga hendak memilah-milah mana yang memberikan saat kampanye atau mana yang menyogok saat kampanye,” kata Afriansyah Noor, Selasa (19/12/2023).

Menurut Afriansyah Noor, Prabowo memberikan bantuan kepada koperasi itu bukan sebagai capres, tetapi sebagai Dewan Kehormatan Koperasi.

“Jadi, memang bantuan itu sendiri diberikan atas nama beliau sebagai Ketua Koperasi tersebut,” ucap Afriansyah Noor.

Menurutnya, apa yang dilakukan Prabowo itu menunjukkan pribadi yang ingin membesarkan koperasi tersebut, sehingga tidak terkait dengan kepentingan pilpres.

“Tidak ada tendensiusnya soal masalah pilpres,” tutur Afriansyah Noor.

Prabowo Subianto sebelumnya menuturkan bantuan tersebut diberikan untuk memperlebar koperasi MDS agar bisa merambah ke seluruh lapisan masyarakat.

Ia menjelaskan, koperasi adalah salah satu unsur yang dapat membantu perekonomian masyarakat kalangan menengah ke bawah. Hal itu karena koperasi dapat memberikan kredit terjangkau dan harga pangan yang murah sehingga kebutuhan warga bisa terpenuhi.

Prabowo mengaku telah memiliki koperasi sendiri bernama Koperasi Garuda Nusantara dengan 20 ribu warung di seluruh Indonesia. Ia pun berjanji akan memaksimalkan unit koperasi untuk mendorong perekonomian masyarakat sehingga kesenjangan pun dapat dihindari. (E01)

Baca Juga

Berita Terkait

ExposUpdate